Legislator harap Saudi kabulkan usulan jalur cepat haji

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Legislator harap Saudi kabulkan usulan jalur cepat haji

Anggota Komisi VIII DPR RI, Bambang Budi Susanto berharap Kerajaan Arab Saudi mengabulkan usulan pemerintah mengenai jalur cepat untuk jemaah haji Indonesia. 

"Kami berharap Menteri Haji Kerajaan Saudi mengabulkan usulan pemerintah sekaligus bagaimana teknisnya kebijakan ," kata Bambang di Jakarta, Jumat (14/12/2018).

Jalur cepat adalah pre-departure immigration clearance bagi jemaah haji Indonesia setibanya di Bandara Madinah dan Jeddah. Dengan jalur cepat, jemaah tidak perlu menunggu lama di bandara, sehingga bisa segera diberangkatkan ke Mekah atau Madinah.

Pada penyelenggaraan haji 2018, jalur cepat itu hanya berlaku untuk beberapa embarkasi saja. Pada 2019, Kemenag mengusulkan jalur cepat diperluas lagi untuk seluruh embarkasi.

Pada awal pekan ini, Menag Lukman Hakim dan Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Saudi Muhammad Salih bin Taher Bentin menandatangani Nota Kesepahaman Penyelenggaraan Ibadah Haji (Taklimatul Hajj) Tahun 2019.

Penandatanganan MoU bertempat di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, Mekah Al Mukarramah. Usai penandatanganan MoU dengan otoritas Saudi, Menag Lukman mengatakan kesempatan bertemu Menteri Haji dan Umrah Saudi untuk menyampaikan sejumlah usulan peningkatan layanan terhadap jemaah haji Indonesia.

"Kami mendukung usulan pemerintah tersebut. Kebijakan jalur cepat yang tahun lalu baru diterapkan pada 70 ribu jemaah yang berangkat melalui Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, semoga pada musim haji 1440 H/2019 M juga diterapkan untuk seluruh embarkasi Indonesia," kata Bambang.

Politisi PAN itu mengatakan kebijakan ini akan memudahkan jemaah haji karena mereka tidak perlu mengantre lama untuk proses imigrasi di bandara Jeddah maupun Madinah.

“Kami berharap pelayana haji tambah tahun, tambah baik. Itu harapan kita semua, supaya semua jemaah dapat kemudahan yang sama, tanpa peduli mereka berangkat dari embarkasi mana," katanya.

Bambang mengingatkan supaya pemerintah, dalam hal ini Kemenag, mempermudah mobilisasi jemaah secara umum, sejak berada di tanah air, ketika berangkat, hingga saat pelaksanaan Haji di Mekah dan sekitaranya.

“Indeks Kepuasan Jemaah Haji Tahun 2018 sangat memuaskan. Akan tetapi, ada beberapa hal yang seharusnya bisa lebih dimudahkan,” pungkas Bambang.

Kuota jemaah haji Indonesia 1440 Hijriyah/2019 Masehi sebanyak 221 ribu porsi atau sama dengan tahun lalu.

PDIP: Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir tidak politis
PAN dukung pemerintah soal penundaan pembebasan Ba'asyir
MenpanRB akan pecat 300 PNS
GRANAT serukan Pemilu damai bebas Narkoba
Lebih dari 1000 PNS korupsi belum dipecat, ada apa?
Fahri Hamzah minta pemerintah tuntaskan hak keluarga korban kecelakaan Lion Air
Fadli Zon ragukan Najwa Shihab dan Tommy Tjokro jadi moderator debat
Kubu Jokowi curigai hasil survei Median
Calon pemimpin penyebar hoaks jangan dipilih
PKS harap pemerintah tak politisasi pembebasan Abu Bakar Ba'asyir
Fadli Zon optimistis Prabowo lampaui elektabilitas Jokowi
Bamsoet imbau TNI-Polri netral dalam pemilu
IHSG siap melaju naik karena sentimen eksternal
DPR apresiasi mundurnya Edy dari ketua umum PSSI
Ahok bebas, apa pengaruhnya pada Pilpres?
Fetching news ...