Survei LSI Jokowi lemah di suara terpelajar, TKN: Jiwa mereka memang oposisi

REPORTED BY: Siti Dzakiyyah

Survei LSI Jokowi lemah di suara terpelajar, TKN: Jiwa mereka memang oposisi Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani mengatakan kalangan terpelajar mulai dari mahasiswa atau yang sudah memiliki hak pilih memang memiliki jiwa yang kuat. Ia menyebut dukungan kalangan terpelajar kepada palson nomor urut 02 tidak mengherankan, karena jiwa oposisi memang kuat di saat muda.

 

"Kalau kita lihat sejak zaman dulunya, sejak saya zaman mahasiswa itu yang namanya mahasiswa kan kalangan itu terutama yang punya hak pilih kan. Artinya SMA sudah kelas 2, kelas 3, kuliah serta yang sudah sarjana itu memang jiwa oposisinya lebih kencang, jiwa oposisinya itu lebih banyak," kata Arsul saat ditemui wartawan di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (08/02/2019).

 

Arsul menilai hal itu sering terjadi di beberapa negara termasuk Amerika Serikat. Ia mengatakan kalangan terpelajar cenderung mencoba pilihan lain.

 

"Kalau kepala pemerintahannya itu berkontestasi lagi, pasti yang namanya kalangan terpelajar itu juga punya kecenderungan untuk saya dalam tanda kutip ya ambil resiko untuk mencoba berfikir alternatif," ujarnya.

 

Selanjutnya, Arsul mengatakan jumlah rata-rata pemilih dari kalangan terpelajar sekitar 12 persen, sehingga TKN masih bisa mengejar kelemahan suara di kalangan tersebut. Selain itu, ia mengatakan pemilih dari kalangan terpelajar memiliki tingkat ekspresi tinggi terhadap kabar hoaks dan ujaran kebencian.

 

"Kalau kita lihat profil pemilih di Indonesia ya kalau yang disebut kalangan terpelajar itu adalah yang mahasiswa yang pernah kuliah dan sarjana itu kan hanya 12 persen. Tetapi memang ada yang aneh di kita itu, yang 12 persen itu tingkat ekspresi hoaks dan ujaran kebenciannya justru cukup tinggi," pungkasnya.

 

Sebelumnya, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil elektabilitas paslon nomor urut 01 dan 02. Hasil survei itu menunjukkan Jokowi-Ma'ruf masih unggul dari Prabowo-Sandi. Palson Jokowi-Ma'ruf memiliki suara 54,8 persen sedangkan pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga sebesar 31,0 persen.

 

LSI mengungkapkan pasangan Jokowi-Ma'ruf kalah tipis dari Prabowo-Sandi di kalangan pemilih terpelajar. Peneliti LSI, Adjie Al Faraby mengatakan dari populasi pemilih terpelajar sebesar 11,5 persen namun Jokowi-Ma'ruf hanya mampu meraih persentase 37,7 persen sedangkan Prabowo-Sandi mencapai 44,2 persen.

Jokowi sampaikan data tak akurat, TKN tak ingin dibilang mencontek
Jokowi dikabarkan pakai earpiace saat debat, Kubu Prabowo: Jangan mudah terprovokasi
Warga Papua desak KPK setop kriminalisasi Lukas Enembe
BPN: Rakyat yang akan membantah kesalahan data Jokowi
Pengamat: Jokowi sampaikan data kurang akurat,Prabowo kurang tajam
Prabowo: Pembangunan infrastruktur era Jokowi grasa-grusu
Prabowo bingung saat ditanya Jokowi soal unicorn, ini penjelasannya
Jokowi dituding pakai alat bantu komunikasi saat debat, ini kata TKN
Prabowo nilai serangan Jokowi soal kepemilikan tanah wajar
TKN: Prabowo bingung jawab pertanyaan, Jokowi rileks
Soal Freeport, Jokowi tak takut pada siapapun demi rakyat
Jokowi bantah serang Prabowo terkait ratusan ribu hektar lahan
Prabowo akan pisahkan kementerian lingkungan hidup dan kehutanan bila jadi presiden
KGI Sekuritas: IHSG berpotensi menguat
Ada ledakan di arena debat capres, polisi lakukan penyelidikan
Fetching news ...