DPR serukan pemerintah inventaris masalah RUU pertembakauan

REPORTED BY: Insan Praditya

DPR serukan pemerintah inventaris masalah RUU pertembakauan Gedung DPR-MPR RI

Anggota Pansus RUU Pertembakauan Ibnu Multazam menyerukan pemerintah harus segera didesak agar mengeluarkan Daftar Inventaris Masalah (DIM) RUU Pertembakauan yang kini sedang dibahas DPR RI. DIM pemerintah itu penting untuk melanjutkan pembahasan RUU ini agar cepat diundangkan.

 Hal itu disampaikansaat mengikuti rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan pakar ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati dan otoritas Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) di ruang Pansus B, Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarata, Selasa (08/01/2019). Selama ini pembahasan RUU Pertembakauan terkendala oleh sikap pemerintah yang belum menyerahkan DIM kepada Panitia Khusus (Pansus).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mendesak pimpinan Pansus menjelaskan kepada Pimpinan DPR RI agar segera berkirim surat kepada presiden untuk menyelesaikan persoalan DIM.

“Kalau sepakat RUU ini sangat strategis. Kita harus berusaha meyakinkan pemerintah untuk mengeluarkan DIM, sehingga kita bisa membahasnya,” ucap Anggota Komisi IV DPR RI tersebut.

Ia menegaskan bagaimana pun RUU ini harus segera diundangkan. Apalagi, sambung Ibnu, INDEF dan KPPU saja sangat mendukung kebutuhan payung hukum terhadap industri pertembakauan.

“Tantangan ini harus dijawab oleh kita semua. Pimpinan DPR harus bersurat kepada presiden untuk menanyakan DIM atas tindak lanjut RUU ini. Semua pihak memandang UU ini sangat strategis. Kontribusinya bagi APBN bahkan nomor tiga. Kenapa sekarang mandek,” ujarnya penuh tanda tanya dalam rapat tersebut.

IHSG ditutup menguat di level 6.501
Mayoritas pemilih tidak tertarik janji capres
Usai Romy dicokok KPK, PPP yakin bangkit
Kubu Jokowi akan yakinkan swing voters di kampanye terbuka
Komnas HAM sebut pemerintah umbar janji ke korban gempa Sulteng
Daftar kesalahan berkirim email resmi
PDIP ingin Golkar rebut posisi kedua dari Gerindra
PDIP: Prabowo-Sandi hanya naik 4 persen padahal sudah pakai fitnah dan hoaks
DPR setujui dua nama calon hakim konstitusi
IHSG berpotensi menguat hari ini
BPN: Jokowi kehilangan kepercayaan dari masyarakat
Rapat Paripurna sepi, ini alasan Wakil Ketua DPR
Kubu Prabowo nilai OTT Romahmurmuziy tanda pemerintahan Jokowi tidak berhasil
Elektabilitas turun, ini kata kubu Jokowi
Amerika imbau Iran hentikan program rudal balistik
Fetching news ...