Golkar: kami yang pertama dukung Jokowi

REPORTED BY: Insan Praditya

Golkar: kami yang pertama dukung Jokowi Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily

Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily mengatakan Golkar adalah partai pertama yang mendukung Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019. Ia mengatakan keputusan mendukung Jokowi sebagai implikasi di Pilpres 2014 lalu, bahwa Golkar tak sepenuh mendukung Jokowi.

"Tapi kan sekarang sudah memberikan dukungan kepada pak Jokowi-Ma'ruf. Saya kira Golkar adalah partai yang paling awal mendukung pak Jokowi dalam pilpres 2019 ini," kata Ace saat dihubungi wartawan, Rabu (19/12/2018).

Ace mengatakan para petinggi Golkar berusaha menaikan elektabilitas paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf dengan mensosialisasikan kepada seluruh kader. Ia mengatakan hal itu berhasil menaikkan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf  hampir 58 persen.

"Menurut hasil survei yang awalnya pemilih Golkar yang mendukung pak Jokowi 2014 hanya 18 persen, sekarang sudah hampir 70-an persen. Sebenarnya signifikan, tiga bulan lalu kita identifikasi sekitar 58 persen ya," ujarnya.

Ace mengatakan Golkar menargetkan elektabilitas Jokowi akan naik sekitar 80 persen. Ia akan mengerahkan seluruh kekuatan partai untuk bertumpu pada Jokowi.

"Kita targetkan bulan ini sekitar 80 persen, Setelah itu mungkin kita bisa raih 95-an. Semua kekuatan partai akan bertumpu pada pak Jokowi," tuturnya.

Selanjutnya, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini mengatakan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto selalu mendampingi Presiden Jokowi dalam berbagai kegiatan di beberapa daerah. Ia mengatakan daerah-daerah yang dikunjungi itu merupakan basis suara Golkar.

"Itu menunjukan daerah tersebut merupakan basis Golkar. Misalnya Riau, suara Golkar lebih tinggi karena itu basis Golkar dan Jabar juga demikian, kayak Sumsel, Sumbar, Jambi, Riau, kemudian Jabar itu adalah daerah-daerah yang selama ini teridentifikasi sebagai kekuatan Golkar," jelasnya.

Terakhir, Ace mengatakan metode kampanye yang dilakukan Golkar untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf adalah door to door campaign. Ia yakin seluruh kader akan loyal terhadap keputusan partai dan Ketum.

"Melakukan micro targeting, door to door campaign, kami yakin kader Golkar akan loyal kepada Ketum. Kita tau juga banyak caleg Golkar yang punya kekuatan konstituensi yang mengakar di bawah. Ini yang jadi kekuatan kami yang juga akan mendengarkan arahan partai," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PPP, Romahurmuziy atau Romi mengatakan pekerjaan rumah terbesar untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf ada di partainya dan Golkar. Sebab, Ia memprediksi belum semua kader PPP dan Golkar mendukung Jokowi. 

Romi juga mengatakan prediksi tersebut melihat dari Pilpres 2014, PPP dan Golkar tidak mendukung Jokowi. Ia mengatakan saat itu PPP dan Golkar mendukung Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa

"Karena partai lain sudah mengusung Pak Jokowi pada 2014, angka meraka sudah relatif tinggi di atas 90 persen (kader yang pilih Jokowi-Ma'ruf). Pekerjaan rumah ada pada kami, PPP dan Golkar," kata Romi beberapa waktu yang lalu.

PDIP: Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir tidak politis
PAN dukung pemerintah soal penundaan pembebasan Ba'asyir
MenpanRB akan pecat 300 PNS
GRANAT serukan Pemilu damai bebas Narkoba
Lebih dari 1000 PNS korupsi belum dipecat, ada apa?
Fahri Hamzah minta pemerintah tuntaskan hak keluarga korban kecelakaan Lion Air
Fadli Zon ragukan Najwa Shihab dan Tommy Tjokro jadi moderator debat
Kubu Jokowi curigai hasil survei Median
Calon pemimpin penyebar hoaks jangan dipilih
PKS harap pemerintah tak politisasi pembebasan Abu Bakar Ba'asyir
Fadli Zon optimistis Prabowo lampaui elektabilitas Jokowi
Bamsoet imbau TNI-Polri netral dalam pemilu
IHSG siap melaju naik karena sentimen eksternal
DPR apresiasi mundurnya Edy dari ketua umum PSSI
Ahok bebas, apa pengaruhnya pada Pilpres?
Fetching news ...