Rusia perkuat pasukan rudal dengan ratusan senjata baru

REPORTED BY: Insan Praditya

Rusia perkuat pasukan rudal dengan ratusan senjata baru Rudal-rudal Rusia

Komandan Pasukan Rudal Strategis Rusia, Kolonel Jenderal Sergei Karakaev. mengatakan bahwa pasukannya akan menerima sekitar 100 senjata baru, termasuk sistem rudal Yars. Ia mengatakan diantara senjata-senjata tersebut memiliki daya jelajah antar-benua.

"Pada akhir tahun ini, direncanakan akan memasok sekitar 100 senjata baru kepada pasukan, termasuk sistem rudal Yars dari stasioner hingga penyebaran pergerakan," kata Karakaev.

Karakaev mengatakan pada tahun 2021, divisi Uzhur menjadi yang pertama di Rusia yang dipersenjatai kembali dengan rudal balistik antar-benua Sarmat yang baru.

"Dalam kerangka kerja program persenjataan negara, industri Rusia bekerja pada penciptaan Sarmat, sebuah kompleks rudal berbasis new-mine dengan misil berat propelan cair. Melengkapi pasukan dengan kompleks rudal ini direncanakan akan dimulai pada 2021 di resimen rudal dari divisi Uzhur, yang sekarang dipersenjatai dengan pendahulu Sarmat—kompleks rudal Voevoda," ujarnya.

"Tes-tes pop-up rudal (Sarmat) telah berhasil diselesaikan. Infrastruktur untuk tes penerbangan di kosmodrom Plesetsk secara aktif sedang dibuat. Dalam waktu dekat, tes penerbangan kompleks akan dimulai, implementasi yang sukses akan memungkinkan mulai produksi massal komponennya," papar Karakaev, Senin (17/12/2018).

Komandan Pasukan Rudal Strategis Rusia juga mengatakan bahwa pada tahun 2019, divisi Dombarovsky akan menjadi yang pertama di Rusia yang dipersenjatai dengan sistem rudal hipersonik Avangard yang baru.

"Saat ini, NPO Mashinostroyeniya telah memulai produksi serial kompleks rudal Avangard baru dengan peralatan tempur hipersonik. Sistem pertama direncanakan untuk beroperasi di resimen rudal divisi Dombarovsky tahun depan," kata Karakaev.

PDIP: Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir tidak politis
PAN dukung pemerintah soal penundaan pembebasan Ba'asyir
MenpanRB akan pecat 300 PNS
GRANAT serukan Pemilu damai bebas Narkoba
Lebih dari 1000 PNS korupsi belum dipecat, ada apa?
Fahri Hamzah minta pemerintah tuntaskan hak keluarga korban kecelakaan Lion Air
Fadli Zon ragukan Najwa Shihab dan Tommy Tjokro jadi moderator debat
Kubu Jokowi curigai hasil survei Median
Calon pemimpin penyebar hoaks jangan dipilih
PKS harap pemerintah tak politisasi pembebasan Abu Bakar Ba'asyir
Fadli Zon optimistis Prabowo lampaui elektabilitas Jokowi
Bamsoet imbau TNI-Polri netral dalam pemilu
IHSG siap melaju naik karena sentimen eksternal
DPR apresiasi mundurnya Edy dari ketua umum PSSI
Ahok bebas, apa pengaruhnya pada Pilpres?
Fetching news ...