Resmi, Sandiaga Uno ceraikan Anies Baswedan

REPORTED BY: Siti Dzakiyyah

Resmi, Sandiaga Uno ceraikan Anies Baswedan

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno resmi menyatakan berhenti dari jabatannya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta, Jumat (10/08/2018) . Sandi menyerahkan surat pengunduran dirinya kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dalam isi surat tersebut, Sandi menyatakan berhenti dari jabatannya sebagai Wakil Gubernur dan meminta kebijakan dari Gubernur DKI Jakarta terkait surat pengunduran dirinya.

Sandi membacakan surat pernyataan pengunduran dirinya di ruang gubernur. Usai membacakan surat pengunduran diri, Sandi juga melampirkan surat pengantar dan barulah keduanya saling berpelukan. 

Berikut isi suratnya :

"Dengan ini saya menyatakan surat pernyataan berhenti sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta masa jabatan 2017-2022 sejak pernyataan ini saya tanda tangani. 

Berkenaan dengan hal tersebut, saya mohon kebijakan Bapak Gubernur untuk menindaklanjuti permohonan saya ini sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. 

Demikian saya sampaikan, mohon kebijakan Bapak Gubernur lebih lanjut,"

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengungkapkan ada beberapa alasan dirinya memilih Sandiaga Uno sebagai cawapres pendampingnya. Salah satunya, Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu adalah tipe orang yang rela berkorban. Hal itu disampaikannya dalam deklarasi koalisi di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (09/08/2018).

"Sandiaga Uno merupakan pilihan terbaik dari yang ada. Beliau juga berkorban bersedia mundur dari kursi Wagub yang sudah susah payah dia rebut," kata Prabowo saat deklarasi di Jalan Kartanegara, Kamis (09/08/2018).

Selain itu, Dia juga meminta Sandiaga Uno untuk mundur dari jabatannya di Partai Gerindra. Kesediaan Sandi menurutnya adalah sebuah bentuk pengorbanan.

"Mundur untuk bisa diterima dari calon independen. Ini juga merupakan bentuk pengorbanan. Saya pun menerima karena saya menyatakan siap dijadikan alat untuk membantu rakyat Indonesia," pungkasnya..

Golkar: kami yang pertama dukung Jokowi
Fahri Hamzah ungkap kepentingan Amerika dalam konflik Israel-Palestina
Warga potong salib makam dan larang keluarga yang wafat berdoa di TPU
IHSG bakal menguat jelang keputusan The Fed
PDIP nantikan klarifikasi Wiranto soal pengrusakan bendera Demokrat
Kurang potennya Ma'ruf Amin dan ramalan Jokowi bakal kalah karena sang wakil
Wartawan tewas naik 14 persen di sepanjang 2018
Negara tak akan punah karena Prabowo kalah
KPU: Kotak suara kardus hemat 70 persen
Prabowo sentil elit koalisi belum nyumbang, PKS: Kami otomatis bantu
Kubu Prabowo nilai jargon wong cilik Jokowi hanya untuk komoditas politik
KPU harap anggaran pemilu dapat digunakan mulai Januari 2019
Demokrat nilai tuduhan Wiranto terkait oknum perusak salah dan terburu-buru
Farhat Abbas minta PSI dikeluarkan dari Tim Kampanye Nasional
PPP: Yang kaget kotak suara kardus mungkin tak hadir rapat
Fetching news ...