News Law

Dieliminasi KPU dari daftar caleg DPD, Oso melawan

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Dieliminasi KPU dari daftar caleg DPD, Oso melawan

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang atau biasa disapa Oso akan mengugat Komisi Pemilihan Umum (KPU) karena mencoret namanya dari daftar caleg DPD. Oso mengatakan sudah menggugat KPU ke Bawaslu.

"(Gugatan) sudah tadi, sudah diterima Bawaslu dan uji materi juga sudah, sudah diterima dan dinyatakan pantas untuk dipersoalkan, memenuhi syarat uji dan materil," kata Oso di Posko Cemara, Jakarta, Kamis (20/09/2018).

Oso juga mengatakan pencalonannya sebagai DPD seharusnya tidak ada yang boleh mencoret, termasuk KPU.

"Coret-coret, siapa yang berani coret?" katanya sambil tertawa.

Oso mengatakan KPU harus melihat Undang-undang pasal 28. Ketua DPD RI ini juga mengatakan peraturan KPU itu mulai berlaku pada 2024, maka Oso menyatakan KPU sudah melakukan pelanggaran.

"Nggak boleh, nggak ada. Lihat pasal 28 Undang Undang, UUD 45," pungkasnya.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencoret dua nama calon legislatif DPD yang tidak memenuhi syarat. Dua nama itu Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang dari Dapil Kalimantan Barat dan Victor Juventus Gemay dari Dapil Papua Barat.

Menurut Komisaris KPU Ilham Saputra, pencoretan dua nama bacaleg DPD itu karena tidak menyerahkan surat pengunduran diri dari partai politik. Ia mengatakan Oso dan Victor masih tercatat sebagai anggota partai politik.

"(OSO dan Victor) dicoret, tadi malam kan kita tunggu sampai tadi malam (surat pengunduran diri dari parpol), satu hari sebelum DCT," kata Ilham beberapa waktu yang lalu.

Sebagai informasi, keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengatakan anggota DPD dilarang rangkap jabatan sebagai anggota partai politik. Aturan itu tertuang dalam putusan MK No. 30/PUU-XVI/2018 yang dibacakan pada 23 Juli 2017.

Mayoritas pemilih tidak tertarik janji capres
Usai Romy dicokok KPK, PPP yakin bangkit
Kubu Jokowi akan yakinkan swing voters di kampanye terbuka
Komnas HAM sebut pemerintah umbar janji ke korban gempa Sulteng
Daftar kesalahan berkirim email resmi
PDIP ingin Golkar rebut posisi kedua dari Gerindra
PDIP: Prabowo-Sandi hanya naik 4 persen padahal sudah pakai fitnah dan hoaks
DPR setujui dua nama calon hakim konstitusi
IHSG berpotensi menguat hari ini
BPN: Jokowi kehilangan kepercayaan dari masyarakat
Rapat Paripurna sepi, ini alasan Wakil Ketua DPR
Kubu Prabowo nilai OTT Romahmurmuziy tanda pemerintahan Jokowi tidak berhasil
Elektabilitas turun, ini kata kubu Jokowi
Amerika imbau Iran hentikan program rudal balistik
Fadli Zon: Krisis Timur Tengah dipicu masalah politik
Fetching news ...