News Travel

Taman Nara, seribu rusa di Tokyo

REPORTED BY: Joko Santo

Taman Nara, seribu rusa di Tokyo Masih banyak turis asing khusus nya asal Indonesia yang belum mengetahui lokasi-lokasi yang jarang dfikunjung namun memiliki daya tarik tersendiri bagi orang-orang lokal, salah satunya taman Nara di kota Tokyo.

Hiro, seorang pemandu wisata asal jepang yang ingin berbagi pengalaman selama memandu turis asing di sekitar Nara, Tokyo untuk bertamasya di taman Nara atau di tepi sungai soho.

Lokasi yang indah dan menyenangkan ini masih jarang diketahui oleh turis-turis asing, membuat pengalaman mengunjungi taman Nara menjadi pengalaman luar biasa untuk anda.

Apalagi perjalanan menuju Jepang sekarang menjadi lebih murah dan mudah dengan menggunakan visa elektronik dan tiket pesawat pulang pergi senilai Rp. 5,5juta/orang.

Anda dapat memberi makan dan berfoto bersama rusa-rusa yang menghuni taman Nara sejak lama.

Dia akan membawa anda ke tempat-tempat yang terkenal di antara orang-orang lokal Tokyo, dan anda dapat menghemat waktu berpergian dengan menggunakan sepeda yang dipinjam dari beberapa titik peminjaman di kota Tokyo.

Selain itu sambil menyusuri sungai Saho, anda akan diajak ke sebuah tempat makan untuk menikmati hidangan lokal asal Nara yaitu Kakinoha-sushi.

Di taman Nara, banyak orang lokal maupun turis asing yang berfoto dan memberi makan rusa, jumlah nya pun sangat banyak, terdapat seribu rusa menghuni taman nara, jika masih ada tenaga bisa mencoba untuk menyewa perahu menyusuri sungai soho yang indah.

Sungai soho di taman Nara saat musim bunga sakura di Jepang.

Setelah hampir seharian mengelilingi taman Nara, anda bisa langsung ke tengah kota untuk menikmati minuman sake spesial, tentunya jika anda suka dengan rasa sake, namun Hiro menambahkan untuk sake ini belum termasuk biaya paket tur dengan dirinya.

Golkar: kami yang pertama dukung Jokowi
Fahri Hamzah ungkap kepentingan Amerika dalam konflik Israel-Palestina
Warga potong salib makam dan larang keluarga yang wafat berdoa di TPU
IHSG bakal menguat jelang keputusan The Fed
PDIP nantikan klarifikasi Wiranto soal pengrusakan bendera Demokrat
Kurang potennya Ma'ruf Amin dan ramalan Jokowi bakal kalah karena sang wakil
Wartawan tewas naik 14 persen di sepanjang 2018
Negara tak akan punah karena Prabowo kalah
KPU: Kotak suara kardus hemat 70 persen
Prabowo sentil elit koalisi belum nyumbang, PKS: Kami otomatis bantu
Kubu Prabowo nilai jargon wong cilik Jokowi hanya untuk komoditas politik
KPU harap anggaran pemilu dapat digunakan mulai Januari 2019
Demokrat nilai tuduhan Wiranto terkait oknum perusak salah dan terburu-buru
Farhat Abbas minta PSI dikeluarkan dari Tim Kampanye Nasional
PPP: Yang kaget kotak suara kardus mungkin tak hadir rapat
Fetching news ...