Ideas Sport

Menang di laga kedua, peluang Spanyol dan Portugal masih bisa digagalkan Iran

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Menang di laga kedua, peluang Spanyol dan Portugal masih  bisa digagalkan Iran Bintang Portugal Cristiano Ronaldo usai melesakkan gol ke gawang timnas Maroko pada laga kedua Grup B, pada Rabu (20/6)

Meskipun mengoleksi tiga poin dari laga kedua, tim bertabur bintang Spanyol dan Portugal belum bisa sepenuhnya lega. Posisi keduanya masih dapat dicuri Iran untuk lolos ke babak knock out.

Tiga tim nasional penghuni Grup B Piala Dunia 2018 masih berpeluang untuk lolos dari fase penyisihan grup menuju putaran 16 besar, yakni tim nasional Spanyol, Portugal dan Iran.

Maroko yang menelan kekalahan kedua dengan skor serupa 0-1 dari Portugal pada Rabu (20/6) menjadi tim pertama yang dipastikan pulang lebih awal dari Piala Dunia, sebelum kemudian kemenangan Uruguay atas Arab Saudi satu laga berselang, praktis mengantarkan lawan Saudi dan Mesir pamit dari Grup A.

Spanyol dan Portugal yang saat ini mengoleksi empat poin dari dua laga yang sudah dijalani, tentu saja menjadi yang terdepan dalam perburuan tiket menuju 16 besar menghadapi wakil-wakil dari Grup A. Keduanya, hanya membutuhkan hasil imbang di laga penyisihan grup terakhir.

Pun demikian, peluang Iran tak sepenuhnya habis, sebab hasil imbang pun bisa saja mengantarkan mereka ke babak 16 besar, tentunya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Laga pamungkas penyisihan Grup B akan dilangsungkan bersamaan Selasa (26/6) dini hari WIB, Spanyol menghadapi Maroko di Stadion Kaliningrad, sedangkan laga Iran kontra Portugal di Stadion Mordovia Arena.

Berikut adalah sejumlah skenario yang dibutuhkan Spanyol, Iran dan Portugal untuk memastikan lolos ke putaran 16 besar.

Spanyol lolos jika:

- Menang melawan Maroko, tanpa terpengaruh hasil laga Iran vs Portugal.

- Imbang melawan Maroko, tanpa terpengaruh hasil laga Iran vs Portugal.

- Kalah melawan Maroko dengan selisih gol berapapun, tapi Portugal berhasil mengalahkan Iran.

- Kalah melawan Maroko dengan selisih tak lebih dari satu gol, sementara Iran vs Portugal berakhir imbang dengan skor kurang dari 3-3.

- Kalah melawan Maroko dengan selisih tak lebih dari satu gol dan tak menerima satupun kartu kuning di laga tersebut, sementara Iran vs Portugal berakhir imbang dengan skor tak lebih dari 3-3.

- Kalah melawan Maroko dengan selisih tak lebih dari satu dan Iran vs Portugal berakhir imbang dengan skor 3-3, namun mengungguli Iran dalam poin fair play, saat ini Spanyol (-1) dan Iran (-5) semakin kecil minus semakin baik.

Portugal lolos jika:

- Menang melawan Iran dengan skor berapapun, tanpa terpengaruh hasil laga Spanyol vs Maroko.

- Imbang melawan Iran, tanpa terpengaruh hasil laga Spanyol vs Maroko.

- Kalah melawan Iran, di saat bersamaan Spanyol kalah melawan Maroko dengan syarat selisih kekalahan Spanyol lebih besar dibandingkan Portugal.

- Kalah melawan Iran, di saat bersamaan Spanyol kalah melawan Maroko dengan syarat selisih kekalahan sama namun berhasil mengungguli Spanyol dalam poin fair play, saat ini Portugal (-2) dan Spanyol (-1) semakin kecil minus semakin baik.

Iran lolos jika:

- Menang melawan Portugal, tanpa terpengaruh hasil laga Spanyol vs Maroko.

- Imbang melawan Portugal dengan skor berapapun, namun Spanyol kalah dengan selisih lebih dari satu gol (0-2, 0-3, dst) melawan Maroko.

- Imbang melawan Portugal dengan skor 4-4 atau lebih (5-5, 6-6, dst), di saat bersamaan Spanyol kalah melawan Maroko dengan selisih sekurang-kurangnya satu gol. Iran lolos berkat agresivitas mencetak gol.

- Imbang melawan Portugal dengan skor 3-3 atau lebih (4-4, 5-5, dst), di saat bersamaan Spanyol kalah dengan selisih satu gol dari Maroko. Namun Iran berhasil mengungguli Spanyol dalam poin fair play, saat ini Iran (-5) dan Spanyol (-1) semakin kecil minus semakin baik. Ilustrasi paling mudah adalah Iran vs Portugal berakhir imbang 3-3, namun Iran tak menerima satu kartu kuning pun sedangkan di saat bersamaan Spanyol kalah 0-1 dari Maroko dengan menerima sekurang-kurangnya lima kartu kuning.

PKS minta kader belajar dari kemenangan Erdogan
Usir jerawat dengan kulit semangka
Gerindra daftarkan mantan koruptor di Pileg 2019
Ngabalin jadi komisaris Angkasa Pura, Fadli: BUMN amburadul
Bumi Manusia bukan sekadar cinta Minke dan Annelies
Politisi berbondong-bondong ke NasDem, ada apa?
Politisi terima uang transfer untuk pindah partai harus lapor KPK
Riza Chalid penampakan di acara NasDem, sudah aman?
Golkar ngotot daftarkan caleg mantan napi korupsi
Nikmati empat hari Festival Bunaken
Film ’22 Menit’ hadir di Anugrah Jurnalistik Polri 2018
Etika politik dan pindah partai
Dukung pilkada damai, Polri gelar Anugrah Jurnalistik 2018
Jokowi belum temukan solusi akurkan SBY-Megawati
KPK buru tangan kanan Bupati Labuhanbatu
Fetching news ...