News Law

Curhatan Yasonna terkait Lapas sesak dan biaya bengkak

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Curhatan Yasonna terkait Lapas sesak dan biaya bengkak

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan jumlah lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan narapidana sangat tidak seimbang. Saat ini sebanyak 522 lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di seluruh Indonesia telah dihuni 240 ribu narapidana alias sudah terlalu sesak karena melebihi kapasitas yang ada sehingga menimbulkan berbagai permasalahan.

"Sebanyak 240 ribu napi saat ini adalah persolan besar buat kita karena kecepatan pertumbuhan kenaikan orang yang berada di pemasyarakatan tidak sebanding dengan kemampuan kita membangun fasilitas untuk pemasyarakatan, sehingga timbullah berbagai persoalan yang harus kita hadapi," katanya saat konferensi pers di Kantor Ditjen Pemasyarakatan Jakarta, Jumat (13/04/2018).

Untuk itu, Yasoona berharap revisi Undang-undang KUHP baru segera disahkan karena ada konsep penghukuman konsep "Restorative Justice" sehingga untuk pidana ringan (Tipiring) tidak lagi dikirim ke Lapas.

Menkumham berharap untuk pidana ringan yang hukumannya 1-4 bulan tidak lagi dikirim ke penjara tetapi diberikan hukuman percobaan, misalnya satu tahun sehingga beban Lapas tidak bertambah sesak lagi.

Dia mengungkapkan, selain semakin berdesakan para penghuni di Lapas, biaya makan untuk narapidana juga semakin membengkak, yang saat ini telah mencapai Rp1,3 triliun per tahun.

"Untuk biaya makannya saja Rp1,3 triliun dan ini masih utang Rp200 miliar. Rp1 triliun itu bisa buat jembatan berapa?" katanya.

Menkumham juga mengajak para penegak hukum melakukan sinergitas antara penyidik, penuntut dan hakim supaya memiliki satu filosofi bahwa penghukuman orang ke penjara itu jalan terakhir.

Yasonna juga menyatakan syukur karena pada tahun ini telah mendapat tambahan sipir penjara sebanyak 14 ribu orang, sehingga bisa lebih meningkatkan pengawasan dan mencegah berbagai konflik yang ada di Lapas, walaupun secara rasio dengan jumlah narapidana masih kurang.

"Melalui sipir-sipir yang baru ini, yang masih bersih dan energik, kita harapkan menjadi darah segar baru dan mampu mendorong sistem baru, semangat baru dalam pengawasan lapas kita," harap Yasonna.

 AS bekukan aset 4 komandan Myanmar terkait pembantaian etnis Rohingya
Banjir hadiah untuk bocah NTT pemanjat tiang bendera
Menkumham hemat Rp118 miliar dari pemberian remisi
Jangan khianati perjuangan pendiri bangsa
Kemeja \
3 kisah tragis pendiri Indonesia di akhir hidupnya
PDIP optimistis Farhat Abas jadi jubir yang baik
Alasan Sekjen PDIP sering nyinyir terkait mahar 1 Triliun
4 sejarah tradisi perayaan HUT RI ini ternyata punya kisah menarik
7 pengetahuan tentang seks yang perlu diketahui sebelum menikah
Menggelorakan semangat pahlawan di dada anak bangsa
Integritas Jokowi diragukan usai tunduk pada ancaman Ma'ruf Amin
Mengintip sekolah fashion muslim pertama di Indonesia
Tanda haji yang diterima Allah
5 bank besar jadi korban sekte penghapus utang
Fetching news ...