Gempa Mataram paksa sekolah pulangkan siswa

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Gempa Mataram paksa sekolah pulangkan siswa

Sekolah-sekolah di Kota Mataram dan sekitarnya memulangkan muridnya lebih awal setelah gempa dengan magnitudo 5,7 melanda Pulau Lombok pada Kamis sekitar pukul 08.00 WIB.

Kebijakan tersebut diambil untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dan mengantisipasi gempa susulan.

Seorang guru di SDN 25 Mataram, M. Amin mengatakan saat gempa terjadi anak-anak di sekolahnya sedang berada di dalam ruangan mengerjakan soal ulangan semester ganjil. Begitu gempa terasa, anak-anak dan para guru langsung berhamburan keluar ruangan menuju lapangan sekolah.

"Banyak anak-anak yang menagis juga, karena masih trauma kejadian gempa di bulan Agustus lalu," kata Amin.

Ia menambahkan sekolah tidak hanya memulangkan murid lebih awal, namun juga memastikan orangtua atau kerabat menjemput mereka dan memastikan orangtua murid yang tinggal di dekat sekolah sedang berada di rumah.

"Hal itu kita berlakukan untuk memberikan jaminan keamanan dan keselamatan kepada anak-anak," katanya.

Seperti SDN 25 Mataram, sekolah-sekolah lain dari tingkat Taman Kanak-Kanak hingga Sekolah Menengah Atas atau yang sederajat di Kota Mataram juga memulangkan muridnya lebih awal karena gempa.

Gempa berpusat di 23 kilometer barat laut Mataram yang getarannya terasa di sebagian Pulau Lombok dan Bali itu juga membuat mahasiswa yang sedang belajar di Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram berhamburan keluar menuju titik kumpul evakuasi.

Penyebab korupsi menurut ahli filsafat Islam
Tanggapi #Sandiwara Uno, PAN: TKN sebaiknya fokus pada kebijakan dan program
Fahri Hamzah setuju pembentukan Pansus KTP elektronik
PDI: BPN pindah ke Jateng justru membangunkan banteng tidur
Sandi dituding playing victim, BPN: Jangan langsung tuduh
Fitnah Jokowi PKI, BPN minta La Nyalla diproses polisi
Momen kampanye, pengamat ragu DPR segera revisi UU perkawinan
PDIP minta Anies siaga hadapi bencana
Aktivis tunggu Prabowo minta maaf ke umat Islam
Legislator harap Saudi kabulkan usulan jalur cepat haji
Cina langgar HAM etnis mayoritas muslim, ini kata DPR
PDIP: Sandiaga tak usah playing victim
Saham AS dan Eropa ditutup lebih rendah
Masyarakat Riau diminta waspadai demo pesanan korporasi asing
DPR dukung putusan MK soal usia minimal menikah
Fetching news ...